cara kerja KB IUD (spiral) dan efeknya
🔹 Apa itu KB IUD?
IUD (Intra Uterine Device) adalah alat kontrasepsi kecil berbentuk huruf T yang dipasang di dalam rahim oleh tenaga medis. IUD bisa mencegah kehamilan dalam jangka panjang (5–10 tahun, tergantung jenis).
🔹 Cara Kerja KB IUD
Ada 2 jenis utama IUD, dengan cara kerja yang sedikit berbeda:
1️⃣ IUD Tembaga (Non-hormonal)
-
Mengandung tembaga yang bersifat toksik bagi sperma
-
Mencegah sperma bergerak dan membuahi sel telur
-
Mengubah lingkungan rahim sehingga embrio tidak bisa menempel
-
Tidak mengandung hormon
➡️ Efektif hingga 10 tahun
2️⃣ IUD Hormonal
-
Mengandung hormon progesteron (levonorgestrel)
-
Cara kerjanya:
-
Menebalkan lendir serviks, sehingga sperma sulit masuk
-
Menipiskan dinding rahim, sehingga sulit terjadi kehamilan
-
Pada sebagian wanita, menghambat ovulasi
-
➡️ Efektif 3–5 tahun
🔹 Efektivitas
-
Sangat tinggi: >99% efektif
-
Risiko hamil sangat kecil jika terpasang dengan benar
🔹 Efek Samping KB IUD
Efek berbeda pada setiap orang, terutama di 3–6 bulan pertama.
⚠️ Efek Samping Umum
IUD Tembaga:
-
Haid lebih banyak
-
Nyeri haid lebih kuat
-
Flek di awal pemakaian
IUD Hormonal:
-
Haid lebih sedikit atau tidak haid
-
Flek tidak teratur
-
Payudara terasa nyeri
-
Perubahan mood ringan
⚠️ Efek Samping Jarang (Perlu Perhatian)
-
Infeksi rahim (biasanya dalam 20 hari pertama)
-
IUD bergeser atau keluar sendiri
-
Nyeri hebat setelah pemasangan
-
Perforasi rahim (sangat jarang)
➡️ Segera ke tenaga medis bila:
-
Nyeri hebat
-
Demam
-
Perdarahan berlebihan
-
Benang IUD tidak terasa atau makin panjang
🔹 Kelebihan KB IUD
✅ Sangat efektif
✅ Jangka panjang
✅ Tidak perlu ingat minum obat
✅ Bisa dilepas kapan saja jika ingin hamil
✅ Tidak mengganggu ASI
🔹 Kekurangan KB IUD
❌ Tidak mencegah penyakit menular seksual
❌ Perlu pemasangan oleh tenaga medis
❌ Efek samping awal bisa mengganggu
🔹 Siapa yang Cocok Menggunakan IUD?
✔️ Wanita yang ingin KB jangka panjang
✔️ Ibu menyusui
✔️ Tidak ingin KB hormonal (pil, suntik)
✔️ Sudah atau belum pernah melahirkan (sesuai evaluasi dokter/bidan)
Komentar
Posting Komentar
Komentari sesuka hati anda